logo blog
Selamat Datang Di Blog Gatot Cermin
Terima kasih atas kunjungan Anda di blog Gatot Cermin,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

For Mageti Karate Club (MKC)

Apa itu karate???
Karate adalah beladiri asal jepang. Kara berarti ‘kosong’, te berarti ‘tangan’. Jadi secara harfiah karate berarti tangan kosong. Maksudnya adalah bela diri dengan menggunakan tangan kosong

Karate merupakan bela diri keras yang menggunakan teknik-teknik fisik seperti Pukulan,tendangan,tangkisan,dan elakan dengan kuda-kuda yang kokoh.



Latihan karate mencangkup tiga bagian; 
  • Kihon,dasar teknik 
  • Kata, bentuk teknik atau peragaan khusus.
  • Kumite, pertarungan bebas 
Seragam standart karate berwarna putih, di sebut dengan dogi(seragam latihan), dogi di lengkapi dengan obi(sabuk) yang menunjukan jenjang seorang karateka. 

Jenjang karate terbagi menjadi dua, yaitu Kyu dan Dan yang di tandai dengan warna sabuk yang berbeda. Kyu adalah tingkat dasar, di tandai dengan sabuk berarwarna. Sabuk putih adalah Kyu paling dasar. Adapun Dan adalah ingkat lanjut Sabuk Hitam mulai di kenakan oleh karateka yang mencapai tingkat Dan 1.

Pelaku karate di sebut dengan Karateka, sedangkan pelatihnya di sebut dengan Sensei, kakak perguruan di panggil dengan Sinpai kalau adik Perguruan di panggil Kohai
Latihan dan long march Karate ranting Kodim Magetan. (di Alon-alon Magetan)
Olahraga karate di Indonesia bernaung di bawah Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI). Adapun wadah Internasional untuk karate adalah World Karate Federation(WKF). Semua aturan pertandingan karate di Indonesia secara resmi mengacu pada aturan yang di tetapkan WKF. 

Karate memiliki cabang-cabang seperti di Universitas dan di Sekolah-Sekolah, Di magetan Juga ada
  • Ranting Barat Bushido Champ (BBC)
  • Ranting Maospati Bhusidho Champ (MPC)
  • Ranting SMAN 1 Karas
  • Ranting SMAN 1 Maospati
  • Ranting Kodim Magetan
Zinsay dan Sinpay Karate Magetan
Senseinya Ganteng-ganteng. ada Sensei Bandi,Sinpai Slamet,Sinpay Yulla,Sinpay totok,sinpay Angga dll, Muridnya juga gk kalah ma Senseinya He.he.he 

Oke sekarang kita beranjak ke Sejarah munculnya bela diri karate.

Tempat asal karate adalah Okinawa, sebuah pulau yang sekarang merupakan sebagian Negara jepang, yang terletak di dekat daratan Cina. Pada awalnya,seni beladiri ini di sebut dngan Okinawa-te atau tote. Oknawa-te berkembang dari wushu Cina selatan yang di bawa oleh pedagang cina di Okinawa. Pada masa itu, pemerintah melarang rakyat biasa membawa senjata, sehingga teknik bertarung dengan tangan kosongpun di kembangkan

Pada tahun 1921, muncul tokoh yang memperkenalkan tote tersebut ke seluruh Jepang. Tokoh tersebut adalah Gichin funakoshi (1868-1957).Gichin kemudian memakai istilah Karate untuk Tote yang ia kembangkan. Sejak saat itu, Istilah karate di kenal di Jepang.Gichin funakoshi mempunyai beberapa murid yang kemudian mengembangkan ajaranya. Aliran Karate yang di bawa oleh gichin sendiri di kenal dengan nama aliran Shotokan.


Pertandingan karate di bagi menjadi Dua nomor,yaitu Kata dan Komite. Kata adalah Peragaan jurus yang telah dibakukan. Ada empat aliran Kata yang di sepakati secara resmi untuk pertandingan oleh WKF.

Pertandingan kata di bagi menjadi dua jenis, yaitu tunggal dan Beregu, untuk kata beregusetiap regu terdiri atas 3 Orang. Penilaian Kata di dasarkan pada ketepatan,kecepatan,keseimbangan,konsentrasi,dan kekuatan gerakan. Adapun pelaksanaan pertandingan adalah 3 menit 

Kumite adalah pertarungan bebas karate. Dalam kumite, selain memakai seragam standart karate, karateka memakai beberapa perlengkapan seperti pelindung tangan, gum shields(karet penahan gigi), dan lain-lain. Untuk kedua karateka, sabuk di bedakan dengan warna merah dan biru. Pertandingan di bagi menurut kelas berat badan dan jenis kelamin,sedangkan waktu pelaksanaanya selama 2-3 menit. Pertandingan di laksanakan berupa lantai seluas 8x8 meter, beralas papan atau matras, karena tempat harus rata dan terhindar dari kemungkinan menimbulkan bahaya. 

Secara umum karateka di larang menyerang dengan siku,lutut,cakaran,cekikan,mematahkan sendi,dan menyerang bagian vital, daerah yang boleh di serang adalah kepala,wajah,leher,dada,perut,samping tubuh,serta punggung. Kedua karateka harus bias mengontrol tenaganya. Jika terjadi serangan yang mengakibatkan ciderayang fatal, karateka bisa di diskualifikas.

GALLERY:



Enter your email address to get update from Kompi Ajaib.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 komentar:

Copyright © 2013. Gatot Cermin - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger